PELAKSANAAN PELATIHAN/PEMBEKALAN FASILITATOR MUSRENBANG KECAMATAN, DESA/KELURAHAN KABUPATEN ENREKANG

Kegiatan Musrenbang adalah kegiatan yang dihadiri oleh beragam masyarakat dengan latar belakang jabatan, sosial dan pengetahuan. Fasilitator Musrenbang perlu mengetahui permasalahan peserta yang mempunyai latar belakang dalam lintas pelaku. Peserta yang perlu mendapat perhatian secara khusus adalah kelompok yang mempunyai kepentingan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetapi mereka kurang menguasai forum diskusi dan cara menyampaikan aspirasi misalkan perwakilan Rumah Tangga Miskin (RTM), perempuan dan Tim Delegasi dari masyarakat yang secara nyata mereka merupakan bagian dari representasi/wakil masyarakat.Fasilitator perlu mempelari permasalahan ini secara seksama agar proses penyampaian aspirasi masyarakat miskin/marjinal mendapat prioritas dalam pembahasan dan penetapan usulan. Dalam kegiatan musrenbang, perlu dilakukan proses umpan balik, klarifikasi, uji silang fakta lapang agar usulan masyarakat yang dilakukan secara partisipatif dapat sampai substansi pesannya. Dengan demikian, dibutuhkan suatu kegiatan peningkatan kapasitas yang rutin dilaksanakan bagi Fasilitator Musrenbang demi untuk menjawab hal tersebut di atas.Olehnya itu, Bappeda sebagai lembaga yang memiliki tupoksi bidang perencanaan wajib berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan tersebut sehingga dilaksanakanlah Kegiatan Pelatihan/Pembekalan Fasilitator Musrenbang Kecamatan, Desa/Kelurahan yang pelaksanaannya bekerja sama dengan pelaku-pelaku PNPM Mandiri Perdesaan dalam hal ini Fasilitator Kecamatan dan Fasilitator Kabupaten.Peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah Fasilitator Musrenbang Kecamatan, Desa/Kelurahan se- Kabupaten EnrekangKegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemandu/fasilitator dalam kegiatan fasilitasi persiapan, pelaksanaan dan pasca musrenbang agar tercapai maksimal dan partisipatif dalam perspektif pemberdayaan masyarakat, meningkatkan peran fasilitator dalam fasilitasi sinergisitas pendekatan perencanaan (Politis, Teknokratis dan Partisipatif) dan proses perencanaan (Top Down dan Botton Up); serta memperkuat fasilitator dalam fasilitasi kebijakan-kebijakan yang mendukung proses kebijakan pengintegrasian, partisipatif, swakelola dan kebijakan pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s